Visa Overstay di Taiwan
Selamat malam guys😺. Bagaimana hari ini, apakah hari ini
menyenangkan atau membosankan? Hmm mau senang atau membosankan harus tetap
semangat ya. Ok pada kesempatan malam ini aku mau sedikit berbagi informasi
pengalaman yang kurang menyenagkan. Semoga informasi yang aku sampaikan
bermanfaat dan dapat membantu kalian-kalian yang mengalami hal sama seperti
aku.
Kamis,12 Desember 2019 hari itu sepertinya layak aku
nobatkan sebagai hari terpanik dalam hidupku. Pada pukul 6.30 pagi hari hal
yang biasa aku lakukan sebelum berangkat sekolah sarapan, merapihkan buku-buku,
berias sewajarnya, siapkan botol minum dan jalan kaki pergi menuju halte bus
untuk mengantarkan ku pergi ke kampus. Entah kenapa pagi itu aku bisa
menyempatkan buka laci untuk mengecek Visa. Dan waw panik banget aku pas cek
lembaran yang di stamp pihak Imigrasi Visa ku Expired 04 Des 2019. Pagi itu
mati rasa semua badan panik banget dong. Nah untuk pastikan ini salah atau
benar aku coba untuk meng chat teman ku yang waktu itu sempat bareng extend
Visa. Karena respon nya lama dan aku juga baru inget dia udah masuk kelas, aku
coba chat temanku yang lain dan aku kirim gambar stamp pada visa ku dan teman
ku juga kaget kok bisa itu expired. Ok semakin yakin ini benaran bukan mimpi
aku langsung bergegas jalan ke halte bus dengan segala ke panikan yang ada di
tengah menunggu bus yang belum datang aku coba cek di Google informasi tentang
overstay di Taiwan. Informasi yang tersaji di Google pencari sangat minim.
Haduh makin sakit kepala aku rasanya tidak lama bus dating. Oh pagi ini bus
penuh jadi aku tidak mendapatkan tempat duduk ok baiklah sakit kepala,panik,bus
juga lumayan dipenuhi orang terbayang ga kalian sebalnya aku pagi itu. 30menit
lamanya aku pun sampai dikampus entah ga tau mau lapor kemana dulu pagi itu aku
hanya terpikir ke office dahulu. Aku chat kembali temanku yang bisa di bilang
kaka kelasku karena dia sudah lebih lama disini. Dia ternyata masih ada kelas
jadi kita ketemu nya pas dia istirahat.
Ternyata dia kurang begitu tahu informasi tentang masalah
overstay ini yang dia bilang ke aku, aku harus pulang indo. Semakin gusar aja
aku dengar itu rasanya mau tenggelam aja di laut. Ga lama dia panggil temannya
dan temannya ini ternyata pernah overstay juga kaya aku. Nah laki-laki ini
jelasin apa aja proses yang dia lakukan pas overstay kemarin. Dia menyuruhku
untuk pergi pastikan dulu ke kantor imigrasi dengan membawa visa. Setelah itu
jika pihak imigrasi menyatakan ini benar overstay aku di haruskan untuk
membayar denda dan harus membeli tiket pulang secepatnya, setelah itu dating ke
office untuk minta surat kehadiran, surat penerimaan siswa/pernyataan bahwa aku
masih bersekolah, surat hasil ujian semester kemarin, dan surat pembayaran
sekolah. Setelah dia selesai jelaskan itu semua aku langsung pergi hari itu ke
imigrasi tempat aku perpanjang visa kemarin. Pagi itu sebenarnya aku ada kelas
aku minta tolong kepada teman baik ku di kelas untuk izinkan aku hari ini.
Menunggu bus yang tidak lama datang dan untungnya bus ini tidak di penuhi orang
yang seingat aku hanya ada 4 orang penumpang di tambah aku 1 jadi 5. Ya 5 dong
masa 7 ga lucu ya? Ok skip😐. Di dalam bus aku gabisa nahan tangis kali ini hahah
ya cengeng memang orangnya, tertutupi masker yang aku kenakan air mata yang
jatuh jadi ga kelihatan sama orang sekitar. Lebay banget anjir bahasa gue
hahaha buat orang terdekat gue yang baca ini mungkin kalian mual ya baca gaya
bahasa yang gue pake dalam tulisan ini ya haha. Untuk terlihat sopan dan rapih aja pake aku aku
segala biar viewers merasa nyaman bacanya ok skip. Dalam perjalanan ke imigrasi
yang pake acara nangis segala itu ga lama tiba di tujuan. Nah karena perlu
jalan lagi sekitar 800 meter mungkin dan dalam perjalanan itu ketemu anjing
hitam ga ada rasa takut pagi itu udah dalam keadaan bodoamat aku kalo mau di
kejar atau dimakan anjing pasrah aja. Karena kalo biasanya aku adalah orang
yang parno kalo ketemu anjing. 10menit jalan tiba juga di kantor imigrasi dan
hari ini kantor imigrasi dipenuhi banyak orang. Pertama sampai aku ke toilet dulu
untuk liat muka ku bengkak ga nih habis nangis haha Ternyata merah doang.
Karena ramai hari ini aku menuju tempat antrian dan petugasnya mengira aku mau
perpanjang visa dia menyodori aku kertas yang perlu diisi untuk perpanjang
visa, karena aku tidak butuh kertas itu aku bilang saja aku udah mengisinya
lalu dia hanya memberikan nomor antrian. Tiba waktunya aku yang di panggil
tanpa basa-basi meskipun grogi dan kaki tremor aku menghampiri petugas sesuai
loket yang ada pada nomor antrian. Aku bilang ke petugas ini aku overstay atau
tidak dan dia menjawab iya aku overstay kamu harus segera pulang ke
Indonesia,dan membayar denda 2000nt karena kamu belum lewat 10 hari, jika masa
overstay kamu lebih dari 10 hari maka dendanya 4000, begitu juga jika lebih
dari 20 hari maka berkali lipat lagi. Waw lumayan juga dendannya selesai itu
dia ketawa juga kok kamu bisa sih overstay gitu ga ketahuan kampret ya gue
diketawain padahal lagi panik gue waktu itu. Next dia kasih aku surat yang
perlu diisi. Setelah itu masih ada jam kelas siang yang mana aku masih bisa
masuk kelas. Di waktu menunggu bus untuk ke kampus aku sempatkan menelpon
temanku biar ga stress banget hari ini dan kalo ga salah teman aku ini baru
bangun tidur dan awal respon dia ketawa dulu kampret banget nih orang.
Tercairkan dengan pembicaraan dalam telephon itu aku lumayan bisa menenangkan
diri dan sedikit lebih relax. Masuk kelas siang kacaunya hari ini ada ujian
harian dan waktu itu cuman pasrah bisa gabisa bodoamat eh Alhamdulillah ujian
berjalan dengan lancar meski dikelas konsentrasi ku terbagi dengan masalah pagi
ini. Selesai kelas aku coba mengabari tante ku bahwa aku punya masalah di visa
ku, setelah itu sampai dirumah aku beranikan diri untuk menelpon Papah. Pasrah
dimarahi tahunya aku jelaskan semua permasalahan hari ini respon dia ternyata
cukup sabar sekali dan kalo memang harus pulang ya sudah pesan tiket pulang
segera mungkin waw YaAllah ini kaya mimpi juga Papahku ternyata ga ngomong
banyak kali ini. Merasa tidak berguna lagi lagi aku nangis saat masih
bertelephon dengan Papah. Skip drama itu.
Kemudian aku langsung check tiket pulang indo
dan waktu itu kan harbolnas semua platform jual beli lagi banyak diskon. Entah
aku beruntung atau tidak pada hari itu di Traveloka lagi ada diskon dari indo-taiwan
cuman 10rb😄 yes really ini benaran nanti aku kirimin ya screenshotsan harga
tiket Taiwan-indo hari itu. Dan itu kaya hal yang Allah mudahkan disaat aku
punya masalah gituloh. Cuman ya harus dipikir lagi fasilitas didalam pesawat
yang harganya 10rb itu transit dari CKG-Cebu-TPE perjalananya sekitar seharian.
Tiket berangkat yang ya beli normal harganya cuman kan lumayan banget untuk
pulang harganya segitu. Ketawa-ketawa sama mamah karena tiket murah ini juga
jadi mencairkan ketegangan hari ini. Aku coba kabari teman ku yang udah pulang
indo kalo ada tiket murah ke Taiwan 10rb dia juga jadi excited pengen ngajak
teman-temannya jalan-jalan ke Taiwan. Udah terlepas dari tiket murah itu
ternyata setelah berdiskusi dengan tante aku yang ada disini aku ga dibolehin
untuk pesan tiket itu karena terlalu berbahaya buat aku perempuan pergi keluar
negeri sendirian. Dan aku check juga di google imigrasi di cebu lumayan ribet
meskipun kita hanya transit bisa di interview sama pihak sana. Karena banyaknya
kekhawatiran itu aku tidak jadi membeli tiket 10rb itu. Oh okay balik lagi
proses visa. Jadi tante aku memutuskan aku untuk jangan segera memesan tiket
pulang, dia bilang kita coba check ke kantor imigrasi yang lain yang kebetulan
di Taichung tempat aku tinggal ada beberapa kantor imigrasi. Karena kalo bisa proses permasalahan ini jangan sampai pulang
aja. Ok besoknya aku dan ditemani oleh tante aku mendatangi kantor imigrasi di
daerah Fongyuan disitu kita dilayani oleh petugas pria. Tante aku menjelaskan
permasalahannya kepada pria ini dan pria ini memberi 2 pilihan:
1. 1. Bisa ga pulang ke Indonesia hanya
membayar denda dan diberi waktu sampai semester ini berakhir aku harus pulang
ke indo dan tidak boleh masuk ke Taiwan selama 1 tahun dan untuk selanjutnya kalo
bikin visa Taiwan beresiko di tolak nya visa akan lebih besar
2. 2.Membayar denda,beli tiket pulang
secepatnya,buat visa ulang di Indonesia.
| ini dia bukti harga pesawat pada hari itu |
Karena aku takut
bermasalah dikemudian hari aku memutuskan untuk memilih pilihan yang kedua. Hari
itu aku langsung beli tiket pulang-pergi indo-taiwan dan kebetulan harganya
hari itu lumayan banget mahal mau ga mau dong huhuh inget itu bawaanya pengen
tenggelam deh. Lanjut aku jadi hanya membayar denda 2000nt,beli tiket pesawat
PP,minta surat ke sekolah adapun surat yang di perlukan yaitu surat peniramaan
siswa,surat kehadiran,daftar nilai semester kemarin,dan bukti pembayaran untuk semester
berikutnya. Setelah itu baru daftar visa online layaknya bikin visa di awal
yang beda kali ini aku punya keterangan pernah overstay huhu😢. Next flight lah
aku hari senin. Dan besoknya pergi lagi ke TETO buat visa. Oh iya jangan lupa
sebelum kalian pergi ke TETO perhatikan semua persyaratan harus sudah lengkap
ya asli dan fotocopyan semua dokumen harus lengkap. Bikin visa itu ga ribet ko
guys asalkan kalian ya memang punya tujuan yang jelas aku tahu beberapa dari
temannya pake agent untuk bikin visa lumayan banget harganya. Padahal bikin
sendiri gampang ko semua penjelasan yang ada di website resmi kedutaan bisa
kalian baca dulu sebelum membuat visa. Biaya yang aku keluarkan buat visa ini ternyata nambah 50rb dari waktu aku buat
pertama kali jadi sekarang biaya buat visa visitor itu 700rb. Ya untuk pelajar
bahasa mandarin di Taiwan pake visa visitor guys. Kita di kasih waktu tinggal
hanya 60hari selebihnya perpanjang di Taiwan cuman perpanjang visa untuk Chinese
language itu gratis cuman bayar biaya fotocopy aja pas di imigrasi. So visa
baru aku udah jadi hari kamis nya seminggu itu aku sibuk banget keluar kota Srng-Jkt
dan minggunya aku pulang ke Taiwan lagi. Ini aku pergi sendirian ya di pesawat
5jam sendirian abis itu naik bus dari taipe-taichung. Dan besoknya di hadapkan
dengan tugas tugas yang menumpuk.
Ya seperti itulah proses Visa yang overstay di Taiwan
semoga kalian-kalian jangan sampai bernasib sama seperti aku ya. Dari semua
proses ini aku coba untuk ambil hikmah nya selain uang yang keluar banyak, waktu
yang terkuras, semua ini aku coba jadikan pengalaman yang luarbiasa. Keep going
guys semoga blog aku ini bermanfaat ya. Terimakasih untuk kalian yang udah
menyempatkan mengunjungi blog aku.
daging sapinya enak bgt! sy recommend beef bellynya!
BalasHapusoh ini tooo pas di jenguk di indo mukanya asem bgt grgr ini to wkwwk
BalasHapus